Kamis, 22 Oktober 2009

tugas ANSI

BAB 1 PENDAHULUAN
ANALISIS DAN SISTEM INFORMASI



1. KONSEP DASAR SISTEM
Terdapat dua pendekatan yang digunakan untuk mendefinisikan sebuah sistem, yaitu dengan pendekataan:
Prosedur : “Suatu sistem adalah jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan/untuk menyelesaikan suatu sasaran yang tertentu.”

Penekanan pada elemen/komponennya : “Sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai tujuan tertentu”

2. KARAKTERISTIK SISTEM
Suatu sistem mempunyai karakteristik atau sifat-sifat yang tertentu, yaitu :

a. Komponen-Komponen (Components)
Terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, dan bekerja sama membentuk satu kesatuan. Komponen-komponen dapat terdiri dari beberapa subsistem atau subbagian, dimana setiap subsistem tersebut memiliki fungsi khusus dan akan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan.

b. Masukan (Input)
Energi yang dimasukkan ke dalam sistem. Masukan dapat berupa masukan perawatan (maintenance input) dan masukan sinyal (signal input). Contoh di dalam sistem komputer, masukan perawatan adalah program, masukan sinyal adalah data.

c. Keluaran (Output)
Hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna dan sisa pembuangan. Contoh untuk sistem komputer, panas yang dihasilkan adalah sisa pembuangan, sedangkan informasi adalah keluaran yang berguna

d. Pengolah (Process)
Suatu sistem dapat mempunyai suatu bagian pengolah yang akan merubah masukan menjadi keluaran. Contoh : sistem akuntansi akan mengolah data-data transaksi menjadi laporan-laporan keuangan dan laporan-laporan lain yang dibutuhkan manajemen.

e. Sasaran (Objectives) atau Tujuan (Goal)
Suatu sistem pasti mempunyai tujuan/sasaran. Sasaran dari sistem sangat menentukan sekali masukan yang dibutuhkan sistem dan keluaran yang akan dihasilkan sistem. Goal meliputi ruang lingkup yang luas, sedangkan objectives meliputi ruang lingkup yang sempit.

3. KLASIFIKASI SISTEM
a. Sistem Tertentu (Deterministic System)
Contoh: Program komputer

b. Sistem Probabilistik (Probabilistic System)
Contoh: sistem pemasaran

c. Sistem Terbuka (Open System)
Contoh: Sistem keorganisasian memiliki kemampuan adaptasi (bisnis dalam menghadapi persaingan pasar yang berubah. Perusahaan yang tidak dapat menyesuaikan diri akan tersingkir).

d. Sistem Tertutup (Closed System)
Contoh: reaksi kimia dalam tabung berisolasi dan tertutup

e. Relatively Closed Sistem
Contoh: Sistem komputer (sistem ini hanya menerima masukan yang telah ditentukan sebelumnya, mengolahnya dan memberikan keluaran yang juga telah ditentukan sebelumnya, tidak terpengaruh oleh gejolak di luar sistem)

f. Artificial System
Contoh: Sistem robotika

g. Natural System
Contoh: laut, tata surya dan lain-lain.

h. Manned Sistem
Sistem penjelasan tingkah laku yang meliputi keikutsertaan manusia. Sistem ini dapat digambarkan dalam cara-cara sebagai berikut:
- Sistem Manusia – Manusia,
- Sistem Manusia – Mesin,
- Sistem Mesin – Mesin,

4. JENIS SISTEM
Sistem terotomasi terbagi dalam sejumah kategori, yaitu:
a. On-line systems,
b. Real-time systems,
c. Decision support system + strategic planning systems,
d. Knowledge-based systems,

5. PELAKU SISTEM
Pelaku sistem terdiri dari tujuah kelompok, yaitu:
a. Pemakai
- Operasional,
- Pengawas,
- Eksekutif.
b. Manajemen
c. Pemeriksa
d. Penganalisa Sistem
e. Pendesain Sistem
f. Pemrogram
g. Personil Pengoperasian

6. INFORMASI
Definisi Informasi
Terdapat beberapa definisi informasi, antara lain:
a. Data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya.

b. Sesuatu yang nyata/setengah nyata yang dapat mengurangi derajat ketidakpastian tentang suatu keadaan/kejadian. Contoh, informasi yang menyatakan bahwa nilai rupiah akan naik, akan mengurangi ketidakpastian mengenai jadi tidaknya sebuah investasi akan dilakukan.

c. Menggorganisasikan data untuk membantu dalam pengambilan keputusan tertentu/untuk tindakan di masa yang akan datang/bukan berupa suatu tindakan untuk mencapai tujuan perusahaan (pilihan ini disebut juga dengan business decision making).

7. PENGOLAHAN DATA (DATA PROCESSING)
Operasi yang dilakukan dalam pengolahan data :
- Data input
a) Recording transaction
b) Coding
c) Storing

- Data transformation
a) Calculating,
b) Summarizing,
c) Classifying data group-group tertentu :
- Categorizing.
- Sorting.
- Merging
- Matching.

- Information Output
a) Displaying result,
b) Reproducing,
c) Telecommunicating,


SIKLUS INFORMASI
Kualitas Informasi
Kualitas informasi (quality of information) sangat dipengaruhi atau ditentukan oleh 3 hal, yaitu :
a. Relevan (relevancy)
* How is the message used for problem solving (decision masking) ?
b. Akurat (accuracy)
c. Tepat waktu (timeliness)
* How quickly is input transformed to correct output ?
d. Ekonomis (Economy)
* What level of resources is needed to move information through the problem-solving cycle ?
e. Efisien (Efficiency)
* What level of resources is required for each unit of information output ?
f. Dapat dipercaya (Reliability)

Manfaat Sistem Informasi
a. Organisasi;
b. Bank;
c. Perusahaan;

8. ANALISIS DAN DESAIN SISTEM
Analisis sistem sangat bergantung pada teori sistem umum sebagai sebuah landasan konseptual. Terdapat banyak pendekatan untuk analisis sistem dan pada dasarnya semunya mempunyai tujuan yang sama, yaitu memahami sistem yang rumit kemudian melakukan modifikasi dengan beberapa cara.

9. GLOBALISASI EKONOMI
Pengaruh globalisasi ekonomi terhadap para pemain dalam permainan sistem:
- Sistem informasi dan aplikasi komputer harus diinternasionalkan.
- Kebanyakan sistem informasi pada akhirnya memerlukan konsolidasi informasi untuk analisis performa dan pembuatan keputusan.

a. E-Commerce dan E-Business
b. Keamanan dan Privasi
c. Kolaborasi dan Rekanan
d. Manajemen Aset Pengetahuan
e. Continous Improvement dan Total Quality Management
f. Desain ulang proses bisnis
g. Aplikasi Enterprise